Percayalah, aku selalu tau akan hal itu. Yakinlah aku selalu menyadarinya. Bahkan mungkin di setiap hembus nafas yang ku lalui bersamanya, mungkin kesadaran akan hal itulah yang mempertahankan kewarasanku. Membuatku tidak terseret sepenuhnya, namun bukan berarti bertahan dengan kokoh.